Ramuan Penyembuh Bisul by Kadviol Stanley
Kadviol Stanley
Gryffindor
Gryffindor
RAMUAN PENYEMBUH BISUL
I. Pengertian
Ramuan Penyembuh Bisul [Boil-Cure Potion] adalah sebuah ramuan berwarna hijau pucat yang digunakan untuk mengempiskan, bahkan mengobati segala jenis bisul, baik itu bisul sihir maupun non-sihir. Ramuan ini merupakan salah satu ramuan dasar yang paling mudah untuk dibuat, mengingat bahan-bahannya yang mudah didapat. Pembuatannya sendiri tidak terlalu lama, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan ramuan ini – akan dijelaskan selanjutnya.
II. Bahan-bahan
Bahan-bahan untuk ramuan ini ada 4 macam, yaitu :
1. Jelatang -- yang sudah dikeringkan
Family: Urticaceae
Genus: Urtica
Species: dioica
Bagian yang berkhasiat : Daun dan Akar
Jelatang adalah tanaman obat yang ditemukan di hampir semua benua. Tanaman ini mengubah bagian epidermisnya menjadi trikoma dan membentuknya menjadi seperti jarum yang mengandung acetylcholine, histamine, 5-HT, asam formiat, berbagai zat-zat lainnya. Zat-zat tersebut umumnya bersifat parethesia, sejenis anastesi untuk penghilang nyeri.
Beberapa khasiat jelatang adalah :
1. Menghilangkan rasa sakit (anastesi)
2. Menghentikan pendarahan
3. Membunuh kuman (disinfektan)
4. Anti-alergi
Karena khasiatnya itulah tanaman ini banyak digunakan di dalam pembuatan berbagai ramuan, salah satunya adalah Ramuan Penyembuh Bisul. Beberapa kalangan bahkan membuat jelatang kering menjadi teh siap seduh.
2. Siput Bertanduk -- yang sudah direbus
Siput bertanduk hidup dengan makmur di rawa-rawa bersih di seluruh benua. Siput ini mudah didapat dan khasiatnya adalah untuk mengempiskan – bersifat hidroskopis sehingga menyerap cairan yang terdapat dalam bisul.
3. Serbuk Taring Ular – gunakan abu yang berwarna putih.
Serbuk Taring Ular ini didapatkan dari pembakaran taring ular. Hasil pembakarannya ada 2 jenis, abu putih dan abu hitam. Singkirkan abu hitam dan gunakan abu yang berwarna putih untuk Ramuan Penyembuh Bisul. Abu putihnya bersifat antidote – sebagai penangkal racun yang terdapat dalam bisul.
4. Duri landak – siap pakai
Duri landak didapatkan dari hamper semua jenis landak yang memiliki duri keras. Namun yang biasa digunakan adalah Sphiggurus spinosus, jenis landak pohon dari Amerika Selatan dan Sphiggurus vestitus, yaitu jenis Landak Cokelat Kerdil. Sifat mengeringkan dari duri ini membuatnya digunakan dalam pembuatan Ramuan Penyembuh Bisul. Namun pada penggunaannya, waktu pemasukkan duri landak harus diperhatikan baik-baik. Duri landak memiliki efek ledak jika terkena panas api langsung, untuk itu, bahan ini dimasukkan terakhir – setelah kuali diangkat dari atas api.
III. Cara Membuat
1. Siapkan bahan-bahan menjadi bahan jadi terlebih dahulu. Siput direbus diatas api biru kecil hingga lunak, jelatang dikeringkan, dan taring ular dibakar untuk diambil abu putihnya.
2. Masukkan jelatang kering, siput bertanduk, dan taring ular secara berurut dan sesuai takaran ke atas kuali yang tentu saja dibawahnya tersulut api biru sedang. Aduk lima belas kali searah jarum jam sehingga warnanya hijau tua.
3. Tambahkan adukan tiga kali berlawanan arah jarum jam perlahan hingga warna ramuan berubah menjadi hijau pucat, amat pucat, dan bentuknya encer.
4. Setelah yakin warnanya sudah hijau pucat, angkat kuali dari atas api. INGAT, duri landak memiliki efek ledak jika terkena api secara langsung.
5. Masukkan duri landak hingga cairan itu sedikit mengental.
6. Ramuan siap digunakan.
IV. Khasiat dan Efek
Ramuan Penyembuh Bisul, dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa ramuan ini digunakan untuk menyembuhkan bisul, baik bisul sihir maupun bisul akibat bakteri. Bisul sebenarnya adalah nanah yang berkumpul di suatu rongga jaringan, terutama bila terserang bakteri atau parasit lain. Bisul berguna untuk menahan agar bakteri tersebut mati di tempat dan tidak menyebar ke jaringan lain.
Ramuan Penyembuh Bisul, akan menyembuhkan bisul dengan tahapan-tahapan. Pertama, ia akan mensterilkan dari kuman, menghilangkan sakit yang timbul, dan menghilangkan nyeri. Ketiga efek ini didapatkan dari jelatang yang memiliki khasiat disinfektan, anastesi, dan menghentikan pendarahan. Dilanjutkan dengan menyerap cairan nanah yang berada di dalam benjolan bisul tersebut – dilakukan oleh efek hidroskpis siput bertanduk. Karena bisul ini mengandung bakteri, maka kita membutuhkan antidote yang didapat dari taring ular. Setelah tahapan itu selesai, duri landak akan mengempiskan dan mengeringkan bisul sehingga bagian yang bisul akan tampak seperti semula – rapi tanpa bekas.
Tidak ada efek yang merugikan dalam pemakaian ramuan ini selama diramu secara benar. Sekedar pengetahuan, jika kita memasukkan duri landak saat kuali masih ada di atas api, maka ramuan akan mendesis dan mengeluarkan gas hijau yang bersifat asam. Karena sifat asam ini, cairan yang terbentuk pun akan bersifat korosif dan destruktif, sehingga akan menimbulkan kuali bolong. Sedangkan bila terkena manusia, akan menimbulkan iritasi pada kulit yang ditandai munculnya duri-duri di daerah yang terkena.
Perlu diingat bahwa ramuan ini adalah ramuan oles, bukan untuk diminum.
V. Apa yang Saya Buat Dalam Kelas?
Saya membuat ramuan ini dengan cara pengolahan yang sepertinya sudah cukup baik. Jelatang kering dan duri landak tidak saya apa-apakan, sedangkan siput bertanduk saya rebus dan taring ular saya bakar untuk didapatkan abu putihnya. Duri landak pun saya masukkan setelah kuali diangkat dari api.
Namun, ketika pembuatan, saya kurang teliti dalam pengadukan. Sepertinya saya kurang – atau lebih pada adukan pertama, jumlahnya tidak tepat lima belas. Pada putaran berlawanan arah jarum jam pun saya ragu memutarnya dengan jumlah putaran yang tepat. Hal ini membuat ramuan saya berwarna hijau pucat dengan semburat biru. Entah ramuan saya bisa dipakai atau tidak, namun saya telah memberikannya pada Anda dalam satu botol kristal kecil yang saya perintahkan.
VI. Sumber
1. Seribu Satu Tanaman Obat dan Jamur Gaib oleh Phyllida Spore
2. Cairan dan Ramuan Ajaib oleh Arsenius Jigger
3. Senior Lily Evans – Terima kasih atas bantuannya.
VII. Kesimpulan dan Pertanyaan yang Muncul
Kesimpulan :
Ramuan ini cukup mudah dibuat, hanya perlu perhatian dalam pemasukkan bahan-bahan dan pengadukannya. Khasiat ramuan ini pun cukup berguna, mengingat tidak sedikit manusia yang terkena bisul dan bisul adalah salah satu penyakit yang paling menyebalkan, terutama bila tertancap di tempat-tempat yang tidak diinginkan.
Namun, sekarang timbul pertanyaan yang belum dapat saya jawab. Apakah ada jenis kulit tertentu yang alergi terhadap ramuan ini? Pertanyaan itu belum dapat saya jawab sampai sekarang, mengingat tidak ada yang mau dijadikan kelinci percobaan ramuan yang belum sempurna.
Sekian penjelasan tentang Ramuan Penyembuh Bisul. Terima kasih.
Sekian,
Kadviol Stanley
Labels: 1973-1974, Essay Ramuan, Ramuan Penyembuh Bisul




0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home